Vitamin A mungkin tidak dapat sebagai pencegahan asma
Vitamin A memegang peran penting dalam perkembangan paru-paru, namun peneliti telah menemukan bahawa memberikannya kepada perempuan hamil atau balita di Nepal, tidak melindungi anak terhadap asma.
Tetapi temuan ini tidak berarti bahawa vitamin A tidak penting, terutama di daerah di mana defisiensi vitamin yang biasa terjadi. Misalnya perempuan yang minum vitamin A semasa hamil, mempunyai anak dengan paru-paru yang lebih besar, yang di kaitkan dengan harapan hidup yang lebih baik.
Studi terdahulu mengisyaratkan bahwa subyek dengan kadar vitamin A yang lebih rendah, lebih besar kemungkinannya untuk menderita asma. Tetapi studi observasi tidak dapat membuktikan "sebab dan akibat"tersebut. dr. Checkley dkk. dari John Hopkins University di Baltimore melakukan follow-up pada 2 uji klinik berbeda yang memberikan vitamin A atau plasebo kepada perempuan dan anak-anak Nepal.
Studi terdiri dari > 5.000 anak-anak dan dewasa muda berusia 9-23 tahun, yang telah menerima Vitamin A pada saat balita atau mereka telah terpapar dengan 1 atau lebih intervensi in utero. senua tinggal di area pedesaan di Nepal dimana defisiensi vitamin biasa terjadi.
Peneliti mananyakan kepada semua anak, apakah mereka mengalami mengi atau batuk atau pernah menderita asma. mereka juga menilai anak-anak itu dengan spirometer.
Sebanyak 0-2% anak mengatakan pada suatu waktu mereka terkena serangan asma, dan < 1% gejalanya menetap sampai sekarang, dan tidak ada perbedaan pada kelompok plasebo maupun vitamin.
Dr. Checkley mengatakan bahwa temuan ini dapat berbeda di lokasi lain. prevalensi asma di Nepal adalah rendah. sedangkan di Amerika Serikat, hampir 10% dari anak-anak didiagnosis asma.
Lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia menderita asma, dan kenaikan angka asma telah menyebabkan peneliti untuk mencari penyebabnya. Polusi dan alegri telah dikaitkan dengan asma, sedangkan makanan dan nutrisi adalah target investigasi yang lain.
Peneliti masih bertanya-tanya, dapatkah risiko asma di kurangi dengan suplemen vitamin A? sampai saat ini , penelitiannya menunjukan bahwa jawabannya adalah tidak, paling tidak pada kelompok anak-anak tadi.
di kutip dari : European Respiratory Journal
Can Start From Now
Senin, 30 April 2012
Minggu, 09 Oktober 2011
BIDANG STRUKTURAL TUBUH
A. Bidang (seksio) tubuh adalah bidang
datar imajiner yang menenmbus tubuh untuk menunjukan poin-poin rujukan.
1. Bidang sagital membagi tubuh menjadi kiri dan kanan.
a. Bidang Midsagital membagi tubuh menjadi dua bagian, bagian kiri sama besar dengan bagian kanan.
b. Bidang parasagital membagi tubuh menjadi dua bagian
(bagian kiri dan kanan) yang tidak
sama besar.
2. Bidang frontal atau koronal adalah salah satu bidang di bagian
kanan bidang sagital. Bidang ini membagi tubuh atau organ menjadi bagian depan dan belakang.
3. Bidang transversal (horizontal, potong-silang) membagi tubuh atau organ menjadi
bagian atas dan bawah
B. Posisi anatomis tubuh di gunakan
sebagai rujukan agar hubungan dengan seluruh bagian tubuh dapat di jelaskan .
dalam posisi anatomis, tubuh berdiri tegak dengan mata melihat kedepan, kaki
dirapatkan, lengan di sisi tubuh, telapak tangan membuka ke depan dengan ibu
jari mengarah keluar tubuh. Jari kelingking mengarah ketubuh.
1. Bagian
anterior dari tubuh (ventral pada hewan) merupakan bagian depan tubuh atau bagian perut.
Contoh : hidung merupakan bagian anterior dari
wajah.
2. Posterior adalah bagian belakang tubuh (dorsal pada hewan). Contoh : bokong merupakan bagian posterior dari
abdomen (perut).
3. Superior adalah mengarah ke kepala atau
bagian tertinggi, superior juga di sebut sefalik,
cranial, atau rostal. Contoh : kepala
merupakan bagian superior dari leher.
4. Inferior adalah arah menjauhi kepala
dan mengarah ke bagian bawah tubuh. Inferior juga di sebut kauda. Contoh : dada merupakan
bagian Inferior dari leher.
5. Medial adalah setiap struktur yang
terdekat dengan garis tengah imaginer tubuh. Contoh : hidung
merupakan bagian medial mata.
6. Lateral mengarah ke samping, menjauhi
garis tengah imajiner tubuh. Contoh : telinga
merupakan bagian lateral dari mata.
a. Ipsilateral berarti terletak di sisi
yang sama.
b. Kontralateral berarti terletak di sisi
yang berlawanan.
7. Proksimal mengacu pada bagian suatu
struktur yang mendekati garis tengah tubuh, atau jika mengacu pada satu tungkai
, maka mendekati titik asal atau titik perlekatan terdekat dengan trunkus. Contoh : siku adalah bagian proksimal dari pergelangan
tangan.
8. Distal berarti paling jauh dari garis
tengah imajiner atau menjauhi titk asal atau titik perlekatan dari trunkus. Contoh : kaki merupakan bagian dari distal dari
pergelangan kaki.
9. Superficial berarti setiap bagian
manapun yang terdekat ke permukaan tubuh. Contoh : kulit
bagian superficial dari otot.
10. Internal berarti terletak di bagian
dalam tubuh. Contoh : usus halus terletak jauh
lebih ke Internal tubuh dari otot-otot dan kulit abdominal.
Rabu, 28 September 2011
Teknik BATHE Dalam Konseling
Background (latar belakang) menilai apa yang menjadi latar belakang dari situasi.
Affect (perasaan) perasaan pasien.
Troubling (masalah) masalah yang paling mengganggu pasien
Handing (menangani) cara yang telah di lakukan pasien dalam menangi masalahnya
Empathy (empati) respon yang menunjukan empati
SOAF dalam BATHE
Support (dukungan) menormalisasikan masalah sebagai suatu dilema-dilema yang umum
Objectiviy (objektivitas) memberi semangat pasien untuk bertanya pada diri sendiri.
Acceptance (penerimaan) jadilah seseorang yang tidak menghakimi dan menerima sebanyak mungkin
Fokus (terpusat) berisemangat untuk lebih fokus pada masa kini.
Affect (perasaan) perasaan pasien.
Troubling (masalah) masalah yang paling mengganggu pasien
Handing (menangani) cara yang telah di lakukan pasien dalam menangi masalahnya
Empathy (empati) respon yang menunjukan empati
SOAF dalam BATHE
Support (dukungan) menormalisasikan masalah sebagai suatu dilema-dilema yang umum
Objectiviy (objektivitas) memberi semangat pasien untuk bertanya pada diri sendiri.
Acceptance (penerimaan) jadilah seseorang yang tidak menghakimi dan menerima sebanyak mungkin
Fokus (terpusat) berisemangat untuk lebih fokus pada masa kini.
DASAR - DASAR KONSELING
- Proses konseling
- Tahap-tahap konseling dapat di gambarkan sebagai proses yang terdiri dari 3 tahap :
- tahap I : membangun hubungan
- tahap II : eksplorasi dan pemahaman
- tahap III : diakusi rasional
- Mendengarkan
- langkah pertama dan utama dalam konseling adalah mendengarkan.
- tentang kebutuhan untuk di dengarkan.
- manfaat mendengarkan :
- terdapat pelepasan ketegangan
- meredanya kemarahan, agresi, dan frustasi.
- terbaginya beban
- terbentuknya suatu hubungan
- Kualitas pendengar yang baik
- memiliki banyak kualitas positif
- sensitif terhadap perasaan orang lain
- perlu untuk merasakan perasaan di balik kata-kata yang di ucapkan
- Penghalang untuk mendengarkan dengan baik
- Tidak sabar
- Membuat komentar, memberi penilaian, kritis, kurang pemahaman dan penandalama
- Member kesan bahwa masalah tidak di anggap serius
- Menjadi pasif
- Ketidak mampuan untuk berkonsentrasi
- Kurang waktu atau terlalu sadar waktu
Selasa, 27 September 2011
Critical Thinking
Critical Thinking merupakan suatu proses aktif , terampil, menghubungkan, mebuat, atau mengevaluasi informasi yang telah di dapat. Hal ini berarti menggunakan intelegensia dan pengetahuan untuk mencapai sudut pandang yang objektif dan rasional. Critical Thinking lebih dari sekadar berfikir secara logis dan analitik, tetapi juga berarti berfikir secara rasional atau objektif.
Proses Berfikir Melibatkan Otak
Proses Berfikir Melibatkan Otak
- kekuatan pikiran tidak terbatas.
- otak anda memiliki potensi yang sama dengan Albert Einstein.
- Manusia di lahirkan dengan rasa ingin tahu yang tidak pernah terpuaskan.
- Batang Otak :
- Fungsi motor sensorik
- kelangsungan hidup
- "Hadapi" atau "lari"
- Sistem Limbik :
- Perasaan / Emosi
- Memori
- Bioritmik
- Sistem kekebalan
- Neokorteks :
- Berpikir Intelektual
- Penalaran
- Perilaku waras
- Bahasa
- Kecardasan yang lebih tinggi
- Fungsi motor sensorik : berkembang melalui kontak langsung
- Sistem emisional kognitif : berkembang jika di rawat dengan benar dan ank secara emosional sehat.
- Proses berfikir di pengaruhi Emosi
- Emosi positif, meningkatkan kekuatan Otak, keberhasilan, dan kehormatan diri.
- Anda mempunyai potensi yang sama dengan orang lain. perbedaannya adalah BAGAIMANA ANDA MENGGUNAKAN OTAK ANDA.
Langganan:
Postingan (Atom)

